23 Santri Darussalam Mengaji Ikuti Munaqosyah Tahap Pertama, Jadi Ajang Evaluasi dan Penguatan Ilmu Al-Qur’an
Sebanyak 23 santri program Darussalam Mengaji kelas Najikha Tartila dan Mardiyya mengikuti munaqosyah tahap pertama yang digelar pada Ahad (7/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan diuji langsung oleh Direktur Darussalam Mengaji, Ustadz Hartono.
Sebanyak
23 santri program Darussalam Mengaji kelas Najikha Tartila dan Mardiyya
mengikuti munaqosyah tahap pertama yang digelar pada Ahad (7/6/2026). Kegiatan
tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan diuji langsung oleh Direktur
Darussalam Mengaji, Ustadz Hartono.
Munaqosyah ini menjadi bagian
penting dalam proses evaluasi pembelajaran santri yang rutin dilaksanakan
setiap satu semester sekali. Para peserta diuji kemampuan membaca Al-Qur’an
secara menyeluruh, mulai dari aspek fashohah, tajwid, hingga penguasaan ghorib
dan musykilat.
Adapun materi penilaian meliputi
fashohah seperti waqfu wal ibtida’, muroatul huruf wal harokat, serta muroatul
kalimat wal ayat. Sementara pada aspek tajwid, para santri diuji tentang
makhorijul huruf, sifatul huruf, ahkamul huruf, hingga ahkamul mad wal qosr.
Selain itu, penilaian juga mencakup suara dan lagu dalam membaca Al-Qur’an.
Suasana haru dan semangat tampak
menyelimuti para peserta yang mengikuti ujian dengan penuh kesungguhan. Salah
satu peserta munaqosyah, Siti Mujanah, mengaku sempat merasa gugup karena
menjadi peserta pertama yang maju di hadapan penguji.
“Alhamdulillah, yang pasti karena
saya maju pertama jadi grogi. Untuk soal tajwid bisa terjawab semua, tapi tidak
tahu benar atau salah. Terima kasih kepada tim penguji yang sangat memahami
kondisi para santri yang diuji,” ungkapnya.
Ia juga menilai kegiatan munaqosyah
sangat penting sebagai sarana evaluasi untuk mengukur sejauh mana ilmu yang
telah dipelajari dan dipahami selama mengikuti kegiatan mengaji.
“Bagi kami memang sangat perlu
diadakan munaqosyah untuk evaluasi dan mengukur seberapa jauh ilmu yang dapat
kita serap dan pahami selama ikut ngaji,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Darussalam Mengaji berharap para santri semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an, baik dari sisi tajwid, fashohah, maupun pemahaman ilmu-ilmu dasar membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
