Detail Berita

Anomali Rezeki dalam Kehidupan

Kajian Shubuh di Masjid Agung Darussalam pada Rabu pagi berlangsung khidmat dengan menghadirkan Ustadz Dr. H. Yogi Prana Izza, Lc, MA sebagai pemateri. Dalam kajian tersebut, beliau menyampaikan tausiyah tentang hakikat rezeki, ujian kehidupan, serta pentingnya menjaga regulasi diri dalam menghadapi nikmat maupun kesulitan hidup, Rabu (20/5/2026).

Kuliah Shubuh

Kajian Shubuh di Masjid Agung Darussalam pada Rabu pagi berlangsung khidmat dengan menghadirkan Ustadz Dr. H. Yogi Prana Izza, Lc, MA sebagai pemateri. Dalam kajian tersebut, beliau menyampaikan tausiyah tentang hakikat rezeki, ujian kehidupan, serta pentingnya menjaga regulasi diri dalam menghadapi nikmat maupun kesulitan hidup, Rabu (20/5/2026).

Di hadapan jamaah, Ustadz Yogi mengingatkan bahwa rezeki bukan semata-mata hasil kepintaran manusia, melainkan sepenuhnya merupakan kehendak Allah SWT. Beliau mengutip kisah dalam kitab karya Syekh Abu Thalib Al-Makki tentang seorang kaisar yang mempertanyakan mengapa orang pintar terkadang justru sulit mendapatkan rezeki, sedangkan orang yang dianggap biasa malah hidup berkecukupan. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan bagian dari tanda kekuasaan Allah agar manusia tidak merasa dirinya sendiri yang menentukan rezeki.

Dalam tausiyahnya, beliau juga menjelaskan bahwa kehidupan dipenuhi berbagai “anomali” yang menunjukkan kebesaran Allah SWT. Salah satunya adalah adanya perbedaan tingkat ekonomi di tengah masyarakat. Menurutnya, apabila semua orang diberi kekayaan melimpah, maka manusia tidak akan saling membutuhkan satu sama lain. Karena itu, Allah mengatur rezeki setiap hamba sesuai kadar yang dibutuhkan.

Selain membahas rezeki, Ustadz Yogi turut mengangkat kisah Sa’labah bin Khatib Al-Anshori sebagai pelajaran tentang pentingnya menjaga kontrol diri. Ia menjelaskan bahwa seseorang bisa berubah ketika diberi kekayaan atau jabatan apabila tidak memiliki regulasi diri yang baik. Menurutnya, ibadah shalat menjadi salah satu cara menjaga keseimbangan jiwa agar manusia tidak sombong ketika mendapat nikmat dan tidak mudah putus asa saat menghadapi kesulitan.

Kajian shubuh tersebut diikuti jamaah dengan antusias sejak pagi hari. Selain menjadi sarana memperdalam ilmu agama, kegiatan rutin di Masjid Agung Darussalam Bojonegoro itu juga menjadi momentum mempererat ukhuwah antarjamaah dan meningkatkan semangat beribadah.