Detail Berita

Perpustakaan Masjid Agung Darussalam Terima Pendampingan Akreditasi Perpustakaan Khusus 2026

Perpustakaan Masjid Agung Darussalam Bojonegoro menerima kunjungan sekaligus pendampingan akreditasi perpustakaan khusus tahun 2026 dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Perpustakaan Masjid Agung Darussalam dalam meningkatkan pengelolaan perpustakaan sesuai standar yang berlaku, Selasa, (29/9/2026)

Umum

Perpustakaan Masjid Agung Darussalam Bojonegoro menerima kunjungan sekaligus pendampingan akreditasi perpustakaan khusus tahun 2026 dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Perpustakaan Masjid Agung Darussalam dalam meningkatkan pengelolaan perpustakaan sesuai standar yang berlaku, Selasa, (29/9/2026)

Pendampingan dilakukan oleh tim dari Perpustakaan Daerah Kabupaten Bojonegoro yang terdiri atas Siti Haniah, Pustakawan Muda; Fala, Pustakawan Pertama; serta Sabda, staf perpustakaan.

Kedatangan tim pendamping disambut oleh Munawar, Kepala Perpustakaan Masjid Agung Darussalam Bojonegoro, bersama Siwi Sartika, staf perpustakaan.

Pendampingan tersebut bertujuan membantu Perpustakaan Masjid Agung Darussalam dalam memenuhi berbagai komponen yang dipersyaratkan dalam instrumen akreditasi perpustakaan, khususnya melalui aplikasi SIPAPI.

Dalam kegiatan tersebut, tim pendamping memberikan arahan dan pendampingan terkait pemenuhan komponen akreditasi sehingga pengelola perpustakaan dapat mempersiapkan berbagai data dan dokumen yang diperlukan.

Kepala Perpustakaan Masjid Agung Darussalam Bojonegoro, Munawar, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pendampingan yang diberikan oleh Perpustakaan Daerah Kabupaten Bojonegoro.

“Alhamdulillah, hari ini kami menerima kunjungan sekaligus pendampingan akreditasi perpustakaan khusus dari Perpustakaan Daerah Kabupaten Bojonegoro,” ujarnya.

Menurut Munawar, pendampingan tersebut menjadi momentum penting bagi pengembangan Perpustakaan Masjid Agung Darussalam yang saat ini mulai difungsikan kembali dengan berbagai pembenahan.

“Perpustakaan Masjid Agung Darussalam mulai difungsikan kembali dengan menambah bahan bacaan baru serta mulai dikelola secara profesional sesuai standar operasional yang berlaku dan sistem otomasi,” lanjutnya.

Pengaktifan kembali perpustakaan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat fungsi perpustakaan sebagai tempat penyediaan bahan bacaan, tetapi juga mendukung kegiatan literasi dan pendidikan masyarakat yang berlangsung di lingkungan Masjid Agung Darussalam.

Melalui pendampingan akreditasi ini, Perpustakaan Masjid Agung Darussalam terus berupaya melakukan pembenahan pada aspek pengelolaan, koleksi, pelayanan, administrasi, hingga sistem otomasi perpustakaan.

Kegiatan pendampingan tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk memastikan pengelolaan Perpustakaan Masjid Agung Darussalam semakin tertata, profesional, dan mampu memberikan layanan yang lebih baik bagi jamaah serta masyarakat Bojonegoro.