Detail Berita

Desain Menara Baru Disepakati, Pembangunan Direncakan Maret 2026

Rapat koordinasi rencana pembangunan menara Masjid Agung Darussalam kembali digelar antara pengurus takmir Masjid Agung Darussalam Bojonegoro, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro, serta CV Mandiri Karya Konsultan selaku perencana dan pengawas konstruksi. Pertemuan berlangsung di ruang Yayasan Masjid Agung Darussalam Bojonegoro, Selasa (9/12/2025).

Umum

Rapat koordinasi rencana pembangunan menara Masjid Agung Darussalam kembali digelar antara pengurus takmir Masjid Agung Darussalam Bojonegoro, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro, serta CV Mandiri Karya Konsultan selaku perencana dan pengawas konstruksi. Pertemuan berlangsung di ruang Yayasan Masjid Agung Darussalam Bojonegoro, Selasa (9/12/2025).

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa lokasi menara baru tetap berada di sisi selatan bagian depan, sama seperti posisi menara lama yang terbakar pada Februari lalu. Adapun rancangan menara baru akan menggunakan desain yang mengacu pada bentuk menara Masjid Nabawi.

Pejabat Pelaksana Teknis Dinas PKP dan Cipta Karya Bojonegoro, Ahmad Fuad, menjelaskan bahwa anggaran pembangunan menara saat ini masih dalam bentuk Rencana Kerja dan Anggaran (RKA). Dokumen tersebut baru akan ditetapkan sebagai Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DKA) pada akhir Desember mendatang.

Ia juga menyampaikan bahwa pembongkaran menara lama baru dapat dilakukan pada Januari tahun depan dengan menggunakan anggaran CSR dari PT ADS Bojonegoro.
“Semestinya pembongkaran menara lama dapat dilakukan tahun ini. Namun beberapa hal masih perlu dipertimbangkan, terutama aspek keamanan (safety) saat proses pembongkaran. Karena itu, pembongkaran dijadwalkan Januari tahun depan,” jelasnya.

Sementara itu, Frendy Prasetiyo I selaku konsultan perencana memaparkan bahwa pembangunan menara baru diperkirakan dapat dimulai paling cepat pada Maret tahun depan.
“Semoga tidak ada perubahan dan pembangunan dapat berjalan tepat waktu,” ujarnya.