Detail Berita

Fitnah Akhir Zaman dan Pentingnya Istiqomah dalam Ibadah

Kajian Subuh kembali digelar dengan pembahasan seputar fitnah akhir zaman, pentingnya menjaga kemurnian Al-Qur’an, serta istiqomah dalam ibadah dan berjamaah. Dalam kajian tersebut disampaikan pesan dari sahabat Nabi, Muadz bin Jabal radhiyallahu anhu, mengenai berbagai ujian yang akan dihadapi umat Islam di masa mendatang, Ahad (24/5/2026).

Kuliah Shubuh

Kajian Subuh kembali digelar dengan pembahasan seputar fitnah akhir zaman, pentingnya menjaga kemurnian Al-Qur’an, serta istiqomah dalam ibadah dan berjamaah. Dalam kajian tersebut disampaikan pesan dari sahabat Nabi, Muadz bin Jabal radhiyallahu anhu, mengenai berbagai ujian yang akan dihadapi umat Islam di masa mendatang, Ahad (24/5/2026).

Dalam tausiyahnya dijelaskan bahwa fitnah kehidupan sering kali muncul melalui harta, kepentingan dunia, dan penyalahgunaan ilmu agama. Bahkan, Al-Qur’an yang seharusnya menjadi petunjuk hidup dapat disalahgunakan oleh orang-orang munafik demi kepentingan tertentu.

KH. Azizi Falaqi juga mencontohkan bagaimana sejarah mencatat adanya upaya mengubah atau memutarbalikkan kebenaran, termasuk kisah tentang Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail yang dijelaskan berbeda oleh sebagian pihak demi kepentingan tertentu. Hal tersebut menjadi peringatan agar umat Islam berhati-hati dalam menerima informasi dan tetap berpegang teguh pada sumber ilmu yang benar.

Selain itu, KH. Azizi Falaqi menegaskan bahwa Al-Qur’an harus dipelajari dengan niat yang benar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, bukan demi kepentingan pribadi ataupun untuk memutarbalikkan kebenaran.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan pentingnya memperbanyak istighfar sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur’an. Istighfar diyakini menjadi salah satu jalan datangnya keberkahan, kelancaran rezeki, serta karunia keturunan dan kebaikan hidup dari Allah SWT.

Di akhir kajian, jamaah diingatkan agar tidak menyia-nyiakan kesempatan beribadah, khususnya salat berjamaah dan menghadiri majelis ilmu. Sebab setiap waktu yang diberikan Allah belum tentu dapat terulang kembali. Karena itu, umat Islam diajak menjaga istiqomah dalam ibadah dan senantiasa bersyukur atas nikmat iman dan kesempatan beramal saleh.