Detail Berita

Kekuasaan Allah dalam Kisah Sayyidah Maryam

Suasana kajian tafsir Al-Qur’an di Masjid Agung Darussalam Bojonegoro berlangsung khidmat saat jamaah menyimak penjelasan mengenai kisah Sayyidah Maryam dalam Surat Maryam. Dalam pengajian tersebut, KH. Ahmad Maimun Syafi’i mengulas ayat tentang proses kelahiran Nabi Isa AS sebagai bukti nyata kekuasaan Allah SWT yang melampaui logika manusia, Sabtu (9/5/2026).

Kuliah Shubuh

Suasana kajian tafsir Al-Qur’an di Masjid Agung Darussalam Bojonegoro berlangsung khidmat saat jamaah menyimak penjelasan mengenai kisah Sayyidah Maryam dalam Surat Maryam. Dalam pengajian tersebut, KH. Ahmad Maimun Syafi’i mengulas ayat tentang proses kelahiran Nabi Isa AS sebagai bukti nyata kekuasaan Allah SWT yang melampaui logika manusia, Sabtu (9/5/2026).

KH. Ahmad Maimun Syafi’i menyoroti bagaimana Sayyidah Maryam menerima wahyu dari Allah ketika mendekati masa persalinan. Ia diperintahkan meninggalkan tempat tinggal kaumnya dan menuju lokasi yang tenang untuk melahirkan. Dalam keadaan lemah dan kesakitan, Allah menunjukkan pertolongan-Nya melalui pohon kurma yang semula tampak kering kemudian kembali hijau dan berbuah.

Mbah Mun menjelaskan bahwa peristiwa tersebut menjadi salah satu tanda kebesaran Allah SWT. Pohon kurma yang hidup kembali tanpa proses biasa disebut sebagai simbol bahwa Allah mampu melakukan apa pun di luar hukum alam yang lazim dipahami manusia. Hal itu sekaligus menjadi penguat keimanan atas kelahiran Nabi Isa AS tanpa ayah.

Selain membahas mukjizat kelahiran Nabi Isa AS, Mbah Mun juga mengulas hikmah buah kurma bagi perempuan yang sedang melahirkan. Disebutkan bahwa kurma merupakan makanan yang dianjurkan karena memiliki manfaat bagi ibu setelah persalinan. Jamaah juga diajak memahami bahwa berbagai ciptaan Allah di alam semesta merupakan tanda kekuasaan-Nya yang patut direnungkan.

Dalam tausiyahnya, Mbah Mun mengajak jamaah untuk memperkuat iman dengan cara memperhatikan fenomena alam dan kehidupan sehari-hari. Menurutnya, segala sesuatu yang tampak sederhana, mulai dari tumbuhan hingga proses kehidupan manusia, menyimpan bukti kebesaran Allah SWT.

Kajian ditutup dengan ajakan agar umat Islam semakin yakin terhadap kekuasaan Allah dan menjadikan kisah-kisah dalam Al-Qur’an sebagai sumber pelajaran serta penguat keimanan dalam kehidupan sehari-hari.