Keutamaan Tarwiyah dan Arafah
Masjid Agung Darussalam Bojonegoro kembali menggelar kajian rutin setelah salat Subuh yang dihadiri jamaah dari berbagai wilayah di Bojonegoro. Kajian tersebut disampaikan oleh KH. Abdul Aziz Ahmad dengan tema keutamaan hari Tarwiyah, Arafah, serta keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail menjelang Hari Raya Iduladha, Senin (25/5/2026).
Masjid
Agung Darussalam Bojonegoro kembali menggelar kajian rutin setelah salat Subuh
yang dihadiri jamaah dari berbagai wilayah di Bojonegoro. Kajian tersebut disampaikan
oleh KH. Abdul Aziz Ahmad dengan tema keutamaan hari Tarwiyah, Arafah, serta
keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail menjelang Hari Raya Iduladha, Senin
(25/5/2026).
Dalam tausiyahnya, KH. Abdul Aziz
Ahmad mengajak jamaah untuk bersyukur atas nikmat iman, Islam, dan kesehatan
yang diberikan Allah SWT. Ia berharap seluruh umat Islam dapat menjaga keimanan
hingga akhir hayat dan wafat dalam keadaan mengucapkan kalimat tauhid “Laa
Ilaaha Illallah”.
Beliau menjelaskan bahwa tanggal 8
Dzulhijjah dikenal sebagai hari Tarwiyah, sedangkan tanggal 9 Dzulhijjah
merupakan hari Arafah. Menurutnya, para ulama terdahulu memiliki kebiasaan
menghidupkan hari-hari tersebut dengan puasa dan memperbanyak ibadah. Ia juga
mengutip keutamaan puasa Arafah yang dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan
setahun yang akan datang.
KH. Abdul Aziz Ahmad turut
mengisahkan perjalanan Nabi Ibrahim AS ketika menerima perintah Allah SWT untuk
menyembelih putranya, Nabi Ismail AS. Kisah tersebut, menurutnya, menjadi
teladan besar tentang ketaatan, kesabaran, dan keteguhan iman kepada Allah SWT.
Ia juga mengajak para orang tua
untuk menanamkan nilai-nilai Islam kepada anak sejak dini melalui kisah para
nabi, sahabat, dan ulama salaf. Menurutnya, pendidikan akhlak dan kedekatan
anak dengan ulama sangat penting untuk membentuk karakter dan keimanan generasi
muda.
Selain itu, beliau menekankan
pentingnya memperbanyak takbir menjelang Iduladha sebagai bentuk pengagungan
kepada Allah SWT dan pengingat atas kemenangan iman serta tauhid. Jamaah juga
diajak untuk melaksanakan puasa Tarwiyah dan Arafah serta berupaya melaksanakan
ibadah kurban bagi yang mampu.
Kajian
ditutup dengan doa bersama agar seluruh jamaah diberikan kekuatan iman,
kemudahan beribadah, serta mendapatkan ampunan dari Allah SWT menjelang Hari
Raya Iduladha.
