Detail Berita

Pentingnya Menjaga Hubungan Baik Orang Tua

Kajian rutin kitab Riyadhus Sholihin di Masjid Agung Darussalam kembali digelart dan disampaikan oleh Ustadz Ahmad Rifki Azmi. Dalam kajian tersebut, jamaah diajak memahami pentingnya menjaga hubungan baik dengan sahabat, guru, dan orang-orang yang pernah berjasa kepada orang tua, Sabtu (9/5/2026).

Kajian Riyadhus Sholihin

Kajian rutin kitab Riyadhus Sholihin di Masjid Agung Darussalam kembali digelart dan disampaikan oleh Ustadz Ahmad Rifki Azmi. Dalam kajian tersebut, jamaah diajak memahami pentingnya menjaga hubungan baik dengan sahabat, guru, dan orang-orang yang pernah berjasa kepada orang tua, Sabtu (9/5/2026).

Pada pembahasan Bab ke-42 kitab Riyadhus Sholihin, Ustadz Ahmad Rifki Azmi menjelaskan tentang keutamaan berbuat baik kepada teman-teman ayah dan ibu. Menurutnya, salah satu bentuk bakti kepada orang tua yang telah wafat adalah melanjutkan hubungan baik yang dahulu dijaga oleh orang tua semasa hidupnya.

Ia mencontohkan, apabila orang tua dahulu memiliki guru, sahabat, atau pernah ditolong seseorang saat mengalami kesulitan, maka anak dianjurkan untuk tetap menyambung silaturahmi kepada mereka. Bentuknya bisa berupa berkunjung, memberi hadiah, membantu kebutuhan mereka, hingga mendoakan kebaikannya.

Dalam kajian itu juga dijelaskan kisah sahabat Nabi, Abdullah bin Umar, yang memuliakan seorang laki-laki desa karena ayah laki-laki tersebut merupakan sahabat dekat ayahnya, Umar bin Khattab. Abdullah bin Umar bahkan memberikan kendaraan dan sorbannya sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang pernah memiliki hubungan baik dengan keluarganya.

Ustadz Ahmad Rifki Azmi menegaskan agar kebaikan yang dilakukan orang tua tidak berhenti setelah mereka meninggal dunia. Jika dahulu orang tua gemar bersedekah, membantu masjid, atau menjaga silaturahmi, maka anak dianjurkan untuk melanjutkan kebiasaan baik tersebut.

Selain itu, ia juga menyampaikan beberapa amalan bakti kepada orang tua yang telah wafat sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Di antaranya adalah mendoakan kedua orang tua, memohonkan ampun untuk mereka, melaksanakan wasiat atau keinginan baik mereka, menjaga hubungan silaturahmi keluarga, serta memuliakan sahabat-sahabat orang tua.

Kajian berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti jamaah dari berbagai kalangan masyarakat Bojonegoro. Melalui kajian ini, jamaah diingatkan bahwa bakti kepada orang tua tidak berhenti ketika mereka wafat, tetapi dapat terus dilakukan dengan menjaga hubungan baik kepada orang-orang yang mereka cintai semasa hidup.