Detail Berita

Dokumentasikan Aktivitas Masjid, Admin Darussalam Terbitkan Buku

Suasana Kajian Rutin Kitab Ayyuhal Walad di Masjid Agung Darussalam Bojonegoro, Sabtu (7/3/2026), terasa istimewa. Pada kesempatan tersebut, pengelola Darussalam Mengaji meluncurkan buku berjudul Darussalam Mengaji: Masjid, Ilmu dan Perjalanan Menghidupkan Hati yang ditulis oleh Munawar, admin Masjid Agung Darussalam Bojonegoro.

Umum

Suasana Kajian Rutin Kitab Ayyuhal Walad di Masjid Agung Darussalam Bojonegoro, Sabtu (7/3/2026), terasa istimewa. Pada kesempatan tersebut, pengelola Darussalam Mengaji meluncurkan buku berjudul Darussalam Mengaji: Masjid, Ilmu dan Perjalanan Menghidupkan Hati yang ditulis oleh Munawar, admin Masjid Agung Darussalam Bojonegoro.

Buku tersebut lahir dari kegelisahan penulis yang selama ini kesulitan menemukan dokumentasi tertulis tentang Masjid Agung Darussalam Bojonegoro beserta berbagai kegiatan yang berlangsung di dalamnya.

Munawar menjelaskan, gagasan penulisan buku itu muncul dari keinginannya untuk mendokumentasikan perjalanan Program Darussalam Mengaji yang telah berjalan selama kurang lebih tujuh tahun. Program tersebut selama ini fokus membantu masyarakat, khususnya kalangan dewasa hingga lansia, untuk belajar membaca Al-Qur’an.

“Buku ini hadir sebagai bentuk kegelisahan saya untuk mendokumentasikan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan Masjid Agung Darussalam Bojonegoro dalam bentuk sebuah buku, sehingga dapat diakses oleh masyarakat luas kapan pun,” ujarnya.

Ia berharap buku tersebut tidak hanya menjadi catatan perjalanan sebuah program, tetapi juga dapat menginspirasi masjid-masjid lain untuk menghadirkan kegiatan keilmuan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Darussalam Mengaji, Ustadz Hartono, menyampaikan apresiasi atas terbitnya buku tersebut. Menurutnya, dokumentasi tertulis sangat penting agar perjalanan sebuah program dapat menjadi referensi bagi generasi mendatang.

“Kami sangat berterima kasih kepada saudara Munawar yang telah meluangkan waktu dan gagasannya untuk mendokumentasikan perjalanan Program Darussalam Mengaji hingga menjadi sebuah buku yang dapat dibaca oleh masyarakat luas,” katanya.

Ia berharap ke depan akan semakin banyak dokumentasi kegiatan masjid yang ditulis dalam bentuk buku sehingga dapat menjadi sumber data dan inspirasi bagi pengembangan dakwah dan pendidikan Al-Qur’an di masyarakat.