Jelang Berbuka, Remas Masjid Agung Darussalam Bojonegoro Gelar Kajian Rutin Kitab Riyadhus Sholihin
Mengawali puasa Ramadhan 1446 H, pengurus Remaja Masjid Agung Darussalam Bojonegoro menggelar kajian rutin Kitab Riyadhus Sholihin dan akan dilaksanakan setiap hari menjelang berbuka puasa di serambi Masjid Agung Darussalam Bojonegoro bersama Ustadz Ahmad Rifki Azmi, Sabtu (1/3/25).
Mengawali puasa Ramadhan 1446 H, pengurus
Remaja Masjid Agung Darussalam Bojonegoro menggelar kajian rutin Kitab Riyadhus
Sholihin dan akan dilaksanakan setiap hari menjelang berbuka puasa di serambi Masjid
Agung Darussalam Bojonegoro bersama Ustadz Ahmad Rifki Azmi, Sabtu (1/3/25).
Koordinator kajian Munawar
mengatakan, kegiatan tersebut telah rutin dilaksanakan sejak beberapa tahun
yang lalu namun dengan kitab yang berbeda.
Disamping itu, kajian tersebut melanjutkan kegiatan kajian rutin Sabtu
sore di luar bulan Ramadhan yang selama ini telah berlangsung.
“Jadi, sebelumnya kami telah memiliki
program kajian rutin setiap sepekan sekali pada hari Sabtu mulai jam 4 hingga
jam 5 sore dengan kitab yang dikaji adalah Muktashor Ibnu Abi Jamroh. Akan
tetapi, pada bulan Ramadhan ini, kitab yang dikaji diganti dengan Riyadhus
Sholihin”, Ujar Munawar.
Lebih lanjut, ia menjelaskan terkait
pergantian kitab tersebut atas kesepakatan bersama peserta kajian. Sebab, rencananya
Ustadz Rifki akan memberikan sanad kitab tersebut kepada peserta kajian setelah
khatam.
“Mengingat hadits yang akan
dikaji tinggal beberapa puluh hadits dan diyakini akan dapat dikhatamkan beberapa
pertemuan. Sementara, peserta kajian sebagain besar adalah ibu-ibu rumah tangga
yang mungkin akan berhalangan hadir sebab memiliki kewajiban di rumah saat sore
hari menjelang berbuka. Maka, disepakati bahwa kajian kitab Mukhtashor Ibnu Abi
Jamroh akan dilanjutkan setelah bulan Ramadhan. Sebagai gantinya, saat bulan Ramadhan
disepakati mengkaji Riyadhus Sholihin”, ujarnya.
Terpantau, hari pertama kajian di
bulan Ramadhan cukup banyak peserta kajian yang hadir. Bahkan, terlihat lebih
banyak daripada biasanya.(wang)
