Perwakilan Masjid Agung Darussalam Bojonegoro Hadiri Sosialisasi Perpustakaan Khusus
Dalam rangka meningkatkan kualitas dan pengembangan perpustakaan khusus (Pondok Pesantren dan Rumah Ibadah) di Jawa Timur agar memenuhi Standar Nasional Perpustakaan yang telah ditetapkan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Sosialisasi Perpustakaan Khusus di Mercure Grand Mirama Surabaya, Kamis (4/7/24).
Dalam rangka meningkatkan
kualitas dan pengembangan perpustakaan khusus (Pondok Pesantren dan Rumah Ibadah) di Jawa
Timur agar memenuhi Standar Nasional Perpustakaan yang telah ditetapkan, Dinas
Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Sosialisasi
Perpustakaan Khusus di Mercure Grand Mirama Surabaya, Kamis (4/7/24).
Kepala Dinas Perpustakaan dan
Kearsipan Provinsi Jawa Timur Tiat S. Suwadi mengatakan, kegiatan tersebut
diikuti oleh pengelola perpustakaan Pondok Pesantren dan Masjid Agung se
Provinsi Jawa Timur dengan total peserta sebanyak 65 orang.
Dalam sosialisasi tersebut,
peserta diberikan beragam pengetahuan terkait dunia literasi dan menajemen
perpustakaan diantaranya yakni, penguatan literasi pondok pesantren dan rumah
ibadah, Tingkat kegemaran dan indeks pembangunan literasi masyarakat Jawa
Timur, SDM unggul perpustakaan khusus, Penerapan teknologi informasi perpustakaan
khusus, Standar perpustakaan nasional, Nomor Pokok Perpustakaan dan terakhir materi
tentang inovasi dan promosi perpustakaan pondok pesantren dan masjid.
Perwakilan perpustakaan Masjid
Agung Darussalam Bojonegoro, Munawar mengatakan, selama mengikuti sosialisasi tersebut
banyak informasi baru ia dapatkan, terlebih lagi kaitannya dengan penerapan
teknologi informasi dan tata cara perolehan nomor pokok perpustakaan (NPP).
“Saya baru tahu kalau
perpustakaan itu ada nomor pokok perpustakaannya serta disediakan aplikasi
gratis yang dapat digunakan pustakawan mengelola bahan koleksi perpustakaannya”,
ucapnya.
“Mudah-mudahan, pasca sosialisasi
ini kami dapat mengimplementasikan hal-hal yang telah disampaikan selama sosialisasi,
khususnya penerapan teknologi informasi dalam pengelolaan perpustakaan masjid”,
pungkasnya.
